Friday, 4 December 2015

Faidah Quran Surah Al-Maidah Ayat 6

Sobat blog yang berbahagia dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan Faidah Quran Surah Al-Maidah ayat 6. Sobat sudah tahukan Al-Maidah itu adalah surah ke-5 yang memiliki 200 ayat, lumayan banyak ya sob. Yang setiap ayatnya memiliki pengertian atau tafsir masing-masing.
Di dalam ayat yang ke-6 perlu diketahui oleh sobat muslim semua bahwa di dalamnya mengandung banyak faidah yaitu ada 50 faidah loh.
 nah ini bacaannya sob
 

Faidah Qur'an Surah Al-Maidah Ayat 6

  1. Faidah Pertama

http://dikidarussalam.blogspot.com/2015/12/faidah-quran-surah-al-maidah-ayat-6.html

Awal dari ayat ini yaitu menyeru kepada orang-orang yang beriman dengan redaksi ayatnya "Yaa ayyuhalladzina aamanu..."  (wahai orang-orang yang beriman). Hal ini berarti konsekuensi dari keimanan dimana iman tidak akan sempurna kecuali dengannya (maksudnya : dengan kandungan dalam ayat ini).
 
Berkata Syaikh Abdurahman As Sa'diy rahimahullah dalam Tafsir Al-karimirrahman : "ini adalah ayat yang agung yang mengandung hukum-hukum yang banyak, diantarahnya
  • Keimanan. Keimanan yang dimaksud adalah iman yang wajib, dimana orang yang meninggalkannya menjadi fasiq selama tidak juchud (mengingkari sebuah kewajiban setelah mengetahui kewajiban tersebut) . keyakinan Ahlussunnah dalam dalam masalah iman ini adalah sebagai berikut :
  1. Iman adalah keyakinan dengan hati, perkataan, dan perbuatan.
  2. Iman bercabang-cabang sebagaiaman yang kabarkan oleh Nabi saw. dalam sabdanya "iman mempunyai lebih dari tujuh puluh atau enam puluh cabang, yang paling utama adalah laa ilaha illallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan ari jalan, dan malu adalah bagian dari iman". (HR. Muslim)
  3. Iman akan terus bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan
  4. Amal adalah batian dari iman.
  5. Iman itu terdiri dari bagian-bagian yang dapat hilang tersisa sebagiannya dan tersisa sebagian lainnya.
  6. Iman tidak hilang semuanya karena hilangnnya sebagian iman dan tidak menjadi sempurna karena adanya sebagian saja.
  7. Bolehnya mengucapkan in syaa Allah dalam iman.
Jadi, Kesimpulan dari faidah pertama ini adalah Abdullah bin Mas'ud radliyallahu anhu berkata : "apabila engkau mendengar Allah berfirman : "Yaa ayyuhalladzina aamanu..."  (wahai orang-orang yang beriman). Maka pusatkanlah pengdengaranmu, karena ia adalah kebaikan yang Alla perintahkan, atau keburukan yang Allah larang.
 
Oke sob itu faidah yang pertama, untuk faidah yang kedua hari selanjutnya ya hehe.
Terimakasih semoga bermanfaat sobat.